11 Penyebab Stroke dan Terapi Pengobatan Di Rumah dengan Cara Hidup Sehat

11 Penyebab Stroke dan Terapi Pengobatan Di Rumah dengan Cara Hidup Sehat


11 Penyebab Stroke

11 Penyebab Stroke dan Terapi Pengobatan Di Rumah dengan Cara Hidup Sehat - Stroke atau hilangnya sebagian atau seluruh fungsi neurologis (saraf) yang terjadi secara mendadak kini menjadi salah satu penyakit yang cukup serius di Indonesia, karena jumlah kasusnya yang terus bertambah. Di negara maju seperti Amerika Serikat, stroke menempati urutan ketiga sebagai penyebab kematian. Sedangkan di Indonesia, stroke adalah penyebab kematian terbesar dan penyebab kecacatan tertinggi.

Stroke biasanya terjadi karena dua pemicu utama yakni tekanan darah tinggi dan detak jantung yang tidak teratur atau dikenal juga dengan fibrilasi atrial. Risiko stroke otomatis bakal meningkat saat berusia 45 tahun karena pembuluh arteri semakin keras dan lebi mungkin untuk tersumba.

Stroke sering memiliki satu atau lebih dari masalah medis yang mempengaruhi pembekuan darah  di antaranya kondisi-kondisi di bawah ini.

1. Anemia sel sabit
Anemia sel sabit adalah kondisi darah turunan dan menyebabkan penggumpalan darah yang disebabkan oleh proses disebut ‘sickling,’ atau perubahan karakteristik dalam bentuk sel-sel darah merah dalam menanggapi stres fisik seperti infeksi. Gumpalan darah ini dapat terbentuk di mana saja pada bagian tubuh, dan jika gumpalan darah terbentuk di otak atau dalam perjalanan ke otak, maka akan menyebabkan stroke.

2. Kelainan pembuluh darah bawaan
Contohnya seperti aneurisma otak dan malformasi arteri mungkin bisa menyebabkan gumpalan, berdampak pada stroke iskemik, tetapi lebih cenderung akan pecah, menyebabkan stroke hemoragik.

3. Penyakit jantung atau malformasi jantung
Dapat mengakibatkan detak jantung yang tidak teratur, masalah fungsi jantung atau serangan jantung, yang semuanya dapat menyebabkan stroke. Penyakit jantung bawaan umumnya didiagnosis pada usia yang sangat dini, tetapi para remaja harus melakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur untuk mendeteksi dan menangani jenis masalah yang terjadi.

4. Hipertensi
Tidak umum terjadi pada remaja, dan itu biasanya merupakan tanda dari penyakit medis seperti ketidakseimbangan hormon. Hipertensi yang tidak diobati dapat mengganggu pembuluh darah dan dapat menyebabkan penyakit jantung atau stroke.

5. Infeksi
Terutama infeksi berat, dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh dan sel-sel darah hingga dapat meningkatkan penggumpalan darah, serta mengakibatkan stroke, mungkin dapat terjadi. Cara terbaik untuk melindungi diri terhadap infeksi serius adalah untuk tetap mengikuti perkembangan imunisasi.

6. Migrain
Jarang terkait dengan stroke, tetapi remaja yang menderita migrain mengalami tingkat stroke sedikit lebih tinggi, dan harus melakukan evaluasi medis menyeluruh untuk menentukan apakah migrain benar hanya migrain ringan atau apakah sebenarnya itu adalah mini stroke.

7. Kanker
Meningkatkan pembentukan gumpalan darah akibat perubahan fisiologi tubuh dan juga sebagai konsekuensi dari beberapa pengobatan antikanker.

8. Kolesterol tinggi
Relatif jarang terjadi pada remaja, tetapi ada beberapa gangguan metabolisme bawaan yang bisa menyebabkan kadar kolesterol darah naik, dan dapat menyebabkan penyakit jantung serta penyakit serebrovaskular, meningkatkan risiko stroke.

9. Terapi hormon, penggunaan steroid, pil KB, dan kehamilan remaja
Semua dapat mengubah hormon tubuh, fisiologi pembuluh darah dan fungsi pembekuan darah, meningkatkan risiko stroke.

10. Trauma kepala, gegar otak atau trauma berat lainnya
Menyebabkan gangguan dalam tubuh, dan berdampak pada stroke iskemik atau hemoragik bagi orang muda.

11. Obat-obatan
Dapat menyebabkan stroke pada usia berapa pun. Penggunaan rokok, minuman energi, pil kafein atau narkoba merupakan faktor-faktor risiko besar untuk stroke.

Gejala stroke pada remaja

Tidak umum bagi remaja untuk mengalami stroke. Para remaja mungkin tidak mengeluh terkait gejala-gejala penyakit. Bila anak remaja Anda memiliki gejala berikut, dia sebaiknya mendapatkan perawatan medis segera:
  • Nyeri kepala berat
  • Perubahan penglihatan
  • Lemas
  • Kebingungan
  • Kesulitan berbicara
  • Kesulitan dalam memahami
  • Tingkah laku yang tidak biasa
  • Penurunan kewaspadaan
  • Kesulitan berjalan
  • Keseimbangan yang buruk

Jika ingin terhindar dari stroke, maka sebaiknya anda hindari atau kurangi konsumsi makanan berikut, karena berpotensi menyebabkan stroke :

1. Makanan Manis Yang Tinggi Gula

Makanan manis, memang sangat sulit untuk kita hindarkan, karena manisnya kehidupan tidak luput dari manisnya makanan yang kita konsumsi. Akan tetapi, hal tersebut tidak baik untuk anda konsumsi secara berlebih dan terus menerus.

Karena makanan manis tersebut yang memiliki kadar gula yang tinggi memiliki glukosa yang cukup tinggi, sehingga jika terus dikonsumsi bisa merusak pembuluh darah & jaringan, menyebabkan diabetes, gangguan penglihatan serta kerusakan saraf, juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Beberapa makanan tinggi gula yang wajib anda kurangi atau dijauhi diantaranya : Snack, kudapan manis dan makanan siap saji dan masih banyak lagi.

2. Daging Merah Beserta olahannya

Daging merah kaya akan protein, sehingga sangat bagus untuk pembentukan otot, namun daging merah juga memiliki lemak jenuh yang cukup tinggi, sehingga anda harus mengurangi atau jika bisa menjauhinya.

Dari hasi Riset Harvard School of Public Health mengungkapkan konsumsi sajian daging merah sebanyak dua porsi atau lebih setiap hari meningkatkan risiko terkena stroke hingga 28 persen bagi pria. Satu sajian daging merah setara dengan 4-6 ons daging.

Lemak yang terdapat dari daging merah ini berpotensi menyumbat pembuluh darah sehingga aliran darah menjadi tidak lancar, dan bisa menyebabkan seseorang terkena penyakit tekanan darah tinggi, juga kolesterol tinggi, seperti kita ketahui kedua penyakit tersebut jika tida disembuhkan bisa menyebabkan terjadinya serangan stroke.

Untuk mencegah hal tersebut sebaiknya anda kurangi mengkonsumsi daging merah, seperti daging sapi, domba, atau kerbau. Supaya anda bisa terhindar dari resiko penyakit stroke di kemudian hari.

3. Gorengan

Gorengan memang sangat lekat dengan kehidupan masyarakat, terlebih kita bisa membeli makanan gorengan ini kapan saja dan dimana saja. Namun jika ingin sehat dan terhindar dari penyakit stroke, sebaiknya kurangi dalam mengkonsumsi makanan tersebut. Karena makanan atau kudapan yang digoreng memiliki kandungan lemak trans yang cukup banyak.

Sehingga jika terus menerus dibiarkan akan menimbulkan kolesterol tinggi pada jangka panjang, dan pada jangka pendek biasanya akan menimbulkan penyakit liver, karena organ liver kesulitan untuk memecah lemak trans menjadi sumber energi.

Beragam kudapan, seperti muffin, donat, keripik, kerupuk atau camilan panggang lain biasanya menjadi makanan wajib saat menemani aktivitas Anda. Mulai dari sekarang sebaiknya kurangi atau kalau bisa hindari. Agar resiko penyakit yang di timbulkan dari mengkonsumsi makanan ini bisa dihindari.

4.Makanan Kaleng dan Makanan Cepat Saji

Terkadang jika kita malas untuk memasak atau mengolah suatu makanan, sering mencari alternatif lain, salah satunya membeli makanan cepat saji atau makanan yang diawetkan di kaleng.

Beragam menu dan pilihan yang ada di restoran cepat saji membuat siapa saja ingin selalu datan kesana. Tak heran banyak orang-orang yang selalu makan di restoran makanna siap saji. Memang tidak sepenuhnya salah, Namun anda jangan terlalu sering mengkonsumsi makanan cepat saji. Karena beragam menu dan pilihan yang ditawarkan makanan cepat saji memiliki nilai gizi yang minim sehingga jika dikonsumsi secara terus menerus tubuh tidak akan mendapatkan manfaat apa apa justru tubuh akan teracuni dengan kandungan berbahaya di dalamnya.

Oleh sebab itu, anda jangan terlalu sering mengkonsumsinya, agar anda bisa terhindar dari berbagai macam penyakit yang disebabkan oleh makanan tersebut, salah satunya penyakit stroke.

Selain makanan ternyata minuman pun bisa menyebabkan penyakit stroke jika anda terlalu sering mengkonsumsinya salah satunya minuman bersoda.

Minuman bersoda memang sangat nikmat dan menyegarkan, terlebih ketika hari sedang panas atau sebagai teman minum anda ketika sedang bekerja. Tapi, jika anda terlalu berlebihan dalam hal mengkonsumsinya, ternyata bisa memberikan efek buruk bagi kesehatan.

Stroke pada remaja dapat mengubah hidup. Pelajari lebih lanjut terkait bagaimana orang tua dan para remaja mendapatkan pertolongan dan dukungan. Rehabilitasi pasca stroke bisa membantu remaja mencapai hasil terbaik yang dapat mengarah pada kehidupan bahagia, sehat, dan produktif.

Demikian artikel 11 Penyebab Stroke dan Terapi Pengobatan Di Rumah dengan Cara Hidup Sehat, semoga artikel ini bermanfaat dan kita terhindar dari Stroke.

Belum ada Komentar untuk "11 Penyebab Stroke dan Terapi Pengobatan Di Rumah dengan Cara Hidup Sehat"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel