Inilah Daftar Makanan Pemicu, Penyebab dan Pantangan Penderita Stroke

Inilah Daftar Makanan Pemicu, Penyebab dan Pantangan Penderita Stroke


Makanan Penyebab Stroke

Inilah Daftar Makanan Pemicu, Penyebab dan Pantangan Penderita Stroke - Penyakit yang satu ini telah menjadi salah satu penyakit yang paling mematikan di dunia setelah kanker dan diabetes. Penyakit stroke dapat terjadi karena kebiasaan buruk dan juga gaya hidup tidak sehat yang biasa kita lakukan. Bagaimanapun juga, penyakit stroke menjadi sebuah penyakit yang sangat ditakuti oleh setiap orang karena dapat mengancam jiwa. Mungkin bagi orang yang memiliki stroke ringan tidak terlalu menjadi masalah yang pelik. Namun, bagi orang yang mengalami stroke berat, hidup terasa tidak berguna sama sekali.

Terlepas dari penyebab penyakit stroke yang harus benar-benar Anda waspadai. Tentunya, menjaga asupan makanan dan juga minuman yang biasa Anda konsumsi menjadi satu hal yang perlu Anda perhatikan. Bagaimanapun juga, makanan dan minuman dapat menjadi penyebab dimana Anda mengalami penyakit stroke baik ringan ataupun berat. Meskipun memang faktor keturunan menjadi penyebab yang paling besar dimana seseorang mengalami penyakit stroke. Namun, mencegah agar Anda tidak mengalami penyakit stroke menjadi hal yang harus Anda lakukan.

Daftar isi makanan penyebab stroke kambuh kembali, bagi Anda penderita penyakit stroke tentu faktor asupan makanan dan juga minuman menjadi hal yang benar-benar harus Anda perhatikan. Sama halnya dengan penyakit yang lain, beberapa jenis makanan mungkin saja harus dihindari dan bahkan tidak boleh dikonsumsi. Hal ini dikarenakan jika Anda mengonsumsi jenis makanan tersebut, maka dikhawatirkan penyakit stroke Anda akan kembali kambuh.

Pada umumnya, segala jenis penyakit disebabkan oleh makanan dan juga minuman yang kita konsumsi setiap harinya. Pantangan makanan dan juga minuman yang tidak boleh dikonsumsi oleh penderita stroke memang tergantung dari kondisi masing-masing individu. Akan tetapi, alangkah baiknya jika kita membatasi dan bahkan menghindari asupan makanan dan juga minuman yang kemungkinan akan membuat penyakit stroke kembali kambuh dengan mudah.

Apa saja makanan untuk penderita stroke yang perlu dibatasi?

Pada dasarnya, pantangan makanan untuk penderita stroke tergantung dari kondisi masing-masing orang. Namun, ada baiknya membatasi, bahkan menghindari, beberapa jenis makanan berikut:

Makanan Manis

Salah satu makanan penyebab stroke yang harus dibatasi pengkonsumsiannya adalah makanan manis. Siapa yang tidak suka dengan makanan yang manis tersebut, pasti semua orang menyukai makanan dan minuman yang manis. Hal itu terbukti dengan banyaknya produk makanan maupun minuman yang bercitarasa manis di pasar Indonesia. Memang makanan dan minuman yang manis itu menggugah selera namun siapa sangka jika makanan dan minuman manis tersebut menjadi biang kerok dari beberapa penyakit. Sebut saja penyakit diabetes. Orang yang suka mengkonsumsi makanan yang manis akan mudah terkena diabetes sebab kandungan glukosa yang ada di dalam gula akan menyebabkan gula darah di dalam tubuh menjadi naik.

Jika dibiarkan terus menerus, kandungan glukosa yang menumpuk di dalam tubuh bisa membuat pembuluh darah dan jaringan yang ada di dalam tubuh manusia menjadi rusak. Pihak medis pun mengataka jika diabetes memiliki komplikasi. Komplikasi dari penyakit diabetes ini adalah orang dengan penderita diabetes bisa menyebabkan penyakit ginjal dan juga sakit stroke. Komplikasi lainnya adalah bisa menyebabkan gangguan dan kerusakan saraf di bagian mata. Boleh boleh saja kita mengkonsumsi makanan yang manis, namun jangan sampai berlebihan dan diluar batas. Jumlah konsumsi gula setiap harinya tidak boleh lebih dari 2 sendok makan per harinya oleh sebab itu jika anda mengkonsumsi lebih dari 2 sendok makan per hari itu tandanya anda berlebihan dalam mengkonsumsi gula.

Daging Merah atau Daging Sapi

Selama ini daging merah atau daging sapi menjadi daging yang pro dan kontra. Hal itu dikarenakan manfaat daging ini sepadan dengan bahayanya. Daging sapi yang terlalu banyak dikonsumsi berserta dengan lemak lemaknya bisa menyebabkan penyumbatan pembuluh darah. Lemak yang ada di daging sapi mampu menyumbat pembuluh darah sehingga aliran darah menjadi tidak lancar. Jika aliran darah menjadi tidak lancar akibatnya adalah aliran darah menuju ke otak pun menjadi tidak lancar. Ketika aliran darah menuju ke otak tidak lancar, stroke pun akan menyerang. Untuk menjaga kesehatan kita dilarang untuk mengkonsumsi daging secara berlebihan terutama jika disertai dengan lemak lemaknya. Lemak tersebut akan membuat seseorang terkena obesitas. Orang dengan obesitas akan memiliki banyak tumpukan lemak di dalam tubuhnya. Jika sudah begitu aliran darah pun menjadi tidak lancar karena pembuluh darah tertutupi dengan lemak.

Penelitian mengemukakan fakta bahwa konsumsi daging merah seanyak dua porsi atau bahkan lebih bisa menyebabkan seseorang rentan terkena stroke sampai dengan 28 persen dibandingkan dengan orang yang tidak mengkonsumsi dahing merah. Sajian yang diperkenankan adalah sebanyak 4 sampai dengan 6 ons banyaknya. Untuk wanita yang mengkonsumsi daging merah sebanyak dua kali dalam sehari ini pun rentan untuk terkena stroke sebanyak 19 persen dibandingkan dengan wanita yang tidak mengkonsumsi daging merah. Memang pria lebih rentan untuk terkena stroke dibandingkan dengan wanita, meski begitu pola makan yang sehat bisa menghindarkan kita dari penyakit yang berbahaya ini.

Kudapan

Mengkonsumsi kudapan di siang hari maupun malam hari sangat mengasyikkan. Apalagi jika mengonsumsi kudapan itu saat malam hari ditemani dengan acara televisi kesayangan anda. Namun tahukah anda bahwa mengkonsumsi banyak kudapan bisa menyebabkan seseorang mudah terkena stroke. Kudapan tersbeut sangat tidak bagus untuk kesehatan. Beragam kudapan seperi kue muffin, donat, keripik kentang dan juga kerupuk sagat membahayakan kesehatan. Selain mengandung gula dan garam yang tinggi, kudapan tersebut mengandung lemak trans yang tinggi. Jika dikonsumsi secaa berlebihan nantinya kudapan itu akan menyebabkan seseorang rentan terkena kanker. Bagi yang ingin hidup sehat sebbaiknya menghindari kudapan dan jika ingin mengkonsumsinya jangan berlebihan. Cukup sesekali saja itupun ketika anda ingin memakannya.

Soda

Soda memang menyegarkan, rasanya yang unik dan manis membuat banyak orang suka mengkonsumsinya. Banyak sekali jenis soda yang kini ditawarkan dipasaran. Ada yang mengklaim bahwa soda yang dibuatnya merupakan zero sugar atau kandungan gulanya lebih sedikit. Meski begitu sebaikya kita tetap berhati hati dalam mengkonsumsi soda. Soda tetaplah minuman yang jahat sebab akan menganggu kesehatan anda. Orang yang suka mengkonsumsi soda rentan untuk terkena diabetes dan juga stroke. Kandungan gula dan pemanis buatan pada soda sangat tinggi. Kandungan gula yang ada di dalam soda sebanyak empat kali lipat dari minuman manis biasa. Seperti yang kita ketahui bahwa makanan dan minuman yang manis ini harus dipantang dan tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan agar pembuluh darah tetap sehat. Soda yang mengandung pemanis buatan dan gula yang tinggi ini aan menyebabkan pembuluh darah menjadi rusak jika dikonsumsi secara berlebihan. Bahkan efeknya lebih cepat dibandingkan dengan minuman manis dan makanan manis biasa.

Makanan Kalengan

Semakin majunya teknologi pangan yang ada di Indonesia membuat pengolahan makanan pun semakin maju. Tidak hanya itu saja teknik pengawetan makanan pun juga semakin maju. Memang teknologi tersebut mampu membantu kehidupan manusia dimana ketika manusia menginginkan makanan, makanan tersebut mudah didapat dan mudah diolah. Manusia dimanjakan dengan teknologi pangan yang ada dan berkembang saat ini. Salah satu metode pengolahan pangan dan pengawetan makanan adaah dengan cara dikalengkan. Makanan yang dikalengkan itu sangat praktis. Dimana jika kita ingin mengkonsumsinya, kita tinggal membuka kalengnya kemudian memasaknya. Kadang banyak orang yang suka mengkonsumsi makanan yang tanpa repot untuk memasaknya. Meski begitu ada banyak sekali bahaya jika kita sering mengkonsumsi makanan yang dikalengkan. Kandungan pangawet yang ada dlama makana tersebut sangat tidak bagus jika dikonsumsi secara terus menerus. Selain mengandung zat pengawet yang tinggi, makanan yang dikalengkan tersebut mengandung sodium, penyedap makanan dan garam yang tinggi. Semua bahan tersebut bisa memicu seseorang mengalami stroke.

Junk Food

Siapa yang tidak suka dengan junk food, beragam menu dan pilihan yang ada di restoran cepat saji membuat siapa saja ingin selalu datan kesana. Sayangnya junk food disebut sebagai makanan sampah. Alasannya adakah junk food adalah makanan yang justru berbahaya bagi kesehatan, junk food juga minim gizi sehingga jika dikonsumsi tubuh tidak akan mendapatkan manfaat apa apa justru tubuh aka teracuni dengan kandungan berbahaya di dalam junk food. Di dalam junk food mengandung kandungan lemak trans yang tinggi, tinggi akan garam dan juga mengandung kolesterol. Junk food adalah makanan yang tidak menyehatkan dan menyebabkan seseorang terkena stroke.

Garam

Makanan penyebab stroke lainnya adalah makanan yang mengandung garam tinggi. Memang garam yang tinggi tidak serta merta langsung membuat seseorang terkena stroke namun garam ini secara tidak langsung bisa menyebabkan seseorang terkena stroke. Ketika ada orang yang menyebutkan dirinya terkena stroke, pihak medis akan menanyakan kesehatan penderita stroke tersebut. Misanya saja adalah apakah dia memiliki riwayat penyakit tekanan darah tinggi. Memang hipertensi atau tekanan darah tinggi ini memiliki keterikatan dengan penyakit stroke. Orang yang memiliki penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi akan memiliki pembuluh darah yang rusak. Hal itu disebabkan tekanan darah yang tinggi akan membuat laju aliran darah di seluruh tubuh menjadi cepat. Jika sudah begitu, pembuluh darah akan kewalahan dan dindingnya pun tidak mampu menampung aliran darah yang terlalu cepat.

Yang dikhawatirkan dari penderita darah tinggi yang mengalami stroke ini adalah jika dia mengalami pecahnya pembuluh darah di otak. Bagi penderita hipertensi ada baiknya menjaga tekanan darahnya tetap stabil. Salah satu makanan yang bisa menyebabkan hipertensi adalah makanan yang terlalu asin. Kadnungan garam atau yodium yang ada di dalam garam akan membuat jantung kewalahan kemudian tekanan ketika memompa darah ke seluruh tubuh menjadi meningkat. Saat tekanan jantung meningkat, orang tersebut akan terkena hipertensi.

Makanan dan Minuman Beralkohol

Ada beberapa macam makanan yang difermentasikan kemudian mengandung kadar alkohol yang tinggi. Misalnya saja adalah tape ketan dan lain sebagainya. Agar tidak terkena stroke dan penyakit lambung sebaiknya menghindari makanan yang memgandung alkohol tinggi agar stroke tidak kambuh kembali.

Nitrat dan Nitrit

Sebelum mengkonsumsi makanan sebaiknya kita biasakan untuk membaca tabel makanan. Salah satu makanan penyebab stroke adalah makanan yang mengandung pengawet makanan berupa nitrat dan nitrit. Telitilah sebelum membeli makanan apakah di dalam label makana terdapat tulisan nitrat dan nitrit tersebut. Bahan pengawet makanan ini sering ditemukan apada daging asap kemasan yang sudah diawetkan. Pengawet makanan tersebut bisa menyebabkan pembuluh darah anda menjadi rusak sehingga resiko pembuluh darah pecah bisa terjadi.

Makanan Mengandung Kolesterol (lemak jenuh dan lemak trans)

Sudahkah anda memilki daftar makanan yang mengandung kolesterol tinggi?, makanan yang megandung kolesterol tinggi selain bisa menyebabkan kadar kolesterol menjadi meningkat juga bisa menyebabkan seseorang terkena stroke. Bisa dikatakan bahwa komplikasi dari penyakit kolesterol tinggi adalah stroke. Oleh sebab itu kita jangan pernah menganggap remeh penyakit yang berma kolesterol tersebut. Alasan penyakit ini bisa menjadi stroke dikarenakan darah orang yang mengalami kolesterol tinggi akan pekat dan kehitaman. Darah ini bukanlah darah yang sehat. Darah yang pekat bisa membuat aliran darah menjadi tidak lancar terutama ke otak dan jantung.

Kolesterol tinggi ini pun bisa menyebabkan penyakit komplikasi berupa penyakit jantung. Rutinlah untu mengecek kadar kolesterol anda terutama kadar kolesterol jahat yang ada di dalam darah agar terhindar dari penyakit stroke dan juga jantung. Makanan yang mengandung kolesterol tinggi dan harus dihindari adalah mentega, keju, minyak kelapa, telur puyuh, sea food, keju dan susu tinggi lemak. Membatasi mengkonsumsi makanan tersebut sangat dianjurkan agar tubuh tetap sehat dan terhindar dari penyakit.

Selain lemak jenuh, golongan lemak yang sebaiknya dihindari yaitu lemak trans. Lemak trans adalah lemak yang diolah dengan menambahkan hidrogen pada minyak sayur untuk membuatnya lebih padat. Lemak trans terbukti meningkatkan berbagai risiko penyakit, salah satunya stroke.

Berikut ini berbagai makanan yang mengandung lemak jenuh dan lemak trans yang perlu dihindari, yaitu:
  • Lemak trans
  • Biskuit
  • Makanan beku olahan
  • Makanan ringan (seperti keripik kentang, keripik singkong kemasan, dan camilan sejenis)
  • Gorengan
  • Makanan siap saji (ayam goreng, kentang goreng, atau burger)
  • Margarin
  • Donut
  • Lemak jenuh
  • Daging merah
  • Kulit ayam
  • Produk susu

Makanan yang dianjurkan untuk penderita stroke

Mengingat pentingnya menjaga pola makan setelah stroke, berbagai makanan untuk penderita stroke yang direkomendasikan oleh The American Heart Association dan American Stroke Association adalah:
  • Sayuran dan buah-buahan seperti jeruk, apel, pir, bayam, dan brokoli.
  • Biji-bijian, kacang-kacangan, dan makanan tinggi serat seperti roti gandum, wortel, dan kacang merah.
  • Daging ikan, minimal dua kali seminggu. Asam lemak omega-3 dalam ikan terbukti mampu menurunkan risiko stroke. Contohnya tuna, teri basah, lele, dan nila.
  • Daging sapi dan unggas tanpa lemak dan kulitnya.
  • Produk susu rendah lemak seperti yogurt bebas lemak untuk membantu menurunkan tekanan darah.
  • Selain itu, makanan yang kaya akan asam folat; vitamin B6, B12, C, dan E; serta makanan yang tinggi kalium dan magnesium dapat menurunkan risiko stroke dan memperbaiki fungsi tubuh setelah stroke. Contoh makanannya yaitu kacang almond, biji labu, tomat, jeruk, sereal, ubi jalar, bawang putih, dan pisang.

Cara mengatasi nafsu makan yang menurun setelah serangan stroke

Setelah serangan stroke, selera makan biasanya menurun drastis. Untuk mengatasinya, Anda perlu menerapkan berbagai strategi agar kebutuhan gizi tetap terpenuhi.
  • Memasak makanan sehat dengan bumbu masak yang aromanya sedap seperti daun jeruk dan bumbu masak lainnya sebagai pengganti garam.
  • Sajikan makanan agar terlihat menarik, misalnya masak sup dengan sayuran beraneka warna seperti wortel, sayuran hijau, dan tomat.
  • Memotong makanan dalam ukuran kecil agar lebih mudah dikunyah.
  • Pilih makanan yang lunak dan mudah dikunyah seperti pisang, yogurt, dan oatmeal.
  • Memerhatikan asupan makanan untuk penderita stroke bisa mencegah komplikasi dan kemungkinan stroke kambuh. Sedangkan jika Anda makan sembarangan, Anda juga berisiko mengalami penyakit lainnya seperti jantung, kolesterol, hipertensi, obesitas, diabetes, hingga gagal ginjal.

Selain memerhatikan makanan, Anda juga perlu menjalani serangkaian pola hidup sehat lainnya seperti olahraga rutin untuk menjaga kondisi tetap sehat dan bugar setelah serangan stroke.




Belum ada Komentar untuk "Inilah Daftar Makanan Pemicu, Penyebab dan Pantangan Penderita Stroke"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel