(Obat Herbal) Buah Sayuran dan Makanan untuk Terapi Penyembuhan Stroke

(Obat Herbal) Buah Sayuran dan Makanan untuk Terapi Penyembuhan Stroke


Buah Obat Penyembuhan Stroke

(Obat Herbal) Buah Sayuran dan Makanan untuk Terapi Penyembuhan Stroke - Jika biasanya stroke menyerang usia lanjut (di atas 65 tahun), maka fenomena yang kini terjadi, banyak orang muda kena stroke. Sasaran orang muda yang kena stroke rentang usia 20 sampai 30 tahun. Hal ini terpengaruh dari beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko stroke. Selain stroke, faktor risiko di bawah ini juga dapat meningkatkan risiko serangan jantung. Faktor-faktor tersebut meliputi:

Faktor Resiko Stroke 

Faktor kesehatan

  • Hipertensi.
  • Diabetes.
  • Kolesterol tinggi.
  • Obesitas.
  • Penyakit jantung, seperti gagal jantung, penyakit jantung bawaan, infeksi jantung, atau aritmia.
  • Sleep apnea.
  • Pernah mengalami TIA atau serangan jantung sebelumnya.

Faktor gaya hidup

  • Merokok.
  • Kurang olahraga atau aktivitas fisik.
  • Konsumsi obat-obatan terlarang.
  • Kecanduan alkohol.

Faktor lain 

Faktor lain yang berhubungan dengan risiko stroke, antara lain:
  • Faktor keturunan. Jika anggota keluarga pernah mengalami stroke, maka risiko terkena stroke juga semakin tinggi.
  • Usia. Dengan bertambahnya usia, seseorang memiliki risiko stroke lebih tinggi dibandingkan orang yang lebih muda.

Makanan yang anda konsumsi sehari-hari juga mempengaruhi kesehatan tubuh. Oleh sebab itu, jika anda tidak ingin terkena stroke, agar selalu mewaspadai dan menjauhi makanan-makanan yang bisa memicu penyakit stroke. Jika ingin terhindar dari stroke, maka sebaiknya anda hindari atau kurangi konsumsi makanan berikut, karena berpotensi menyebabkan stroke :

Makanan Pemicu Stroke

1. Makanan Manis Yang Tinggi Gula

Makanan manis, memang sangat sulit untuk kita hindarkan, karena manisnya kehidupan tidak luput dari manisnya makanan yang kita konsumsi. Akan tetapi, hal tersebut tidak baik untuk anda konsumsi secara berlebih dan terus menerus.

Karena makanan manis tersebut yang memiliki kadar gula yang tinggi memiliki glukosa yang cukup tinggi, sehingga jika terus dikonsumsi bisa merusak pembuluh darah & jaringan, menyebabkan diabetes, gangguan penglihatan serta kerusakan saraf, juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Beberapa makanan tinggi gula yang wajib anda kurangi atau dijauhi diantaranya : Snack, kudapan manis dan makanan siap saji dan masih banyak lagi.

2. Daging Merah Beserta olahannya

Daging merah kaya akan protein, sehingga sangat bagus untuk pembentukan otot, namun daging merah juga memiliki lemak jenuh yang cukup tinggi, sehingga anda harus mengurangi atau jika bisa menjauhinya.

Dari hasi Riset Harvard School of Public Health mengungkapkan konsumsi sajian daging merah sebanyak dua porsi atau lebih setiap hari meningkatkan risiko terkena stroke hingga 28 persen bagi pria. Satu sajian daging merah setara dengan 4-6 ons daging.

Lemak yang terdapat dari daging merah ini berpotensi menyumbat pembuluh darah sehingga aliran darah menjadi tidak lancar, dan bisa menyebabkan seseorang terkena penyakit tekanan darah tinggi, juga kolesterol tinggi, seperti kita ketahui kedua penyakit tersebut jika tida disembuhkan bisa menyebabkan terjadinya serangan stroke.

Untuk mencegah hal tersebut sebaiknya anda kurangi mengkonsumsi daging merah, seperti daging sapi, domba, atau kerbau. Supaya anda bisa terhindar dari resiko penyakit stroke di kemudian hari.

3. Gorengan

Gorengan memang sangat lekat dengan kehidupan masyarakat, terlebih kita bisa membeli makanan gorengan ini kapan saja dan dimana saja. Namun jika ingin sehat dan terhindar dari penyakit stroke, sebaiknya kurangi dalam mengkonsumsi makanan tersebut. Karena makanan atau kudapan yang digoreng memiliki kandungan lemak trans yang cukup banyak.

Sehingga jika terus menerus dibiarkan akan menimbulkan kolesterol tinggi pada jangka panjang, dan pada jangka pendek biasanya akan menimbulkan penyakit liver, karena organ liver kesulitan untuk memecah lemak trans menjadi sumber energi.

Beragam kudapan, seperti muffin, donat, keripik, kerupuk atau camilan panggang lain biasanya menjadi makanan wajib saat menemani aktivitas Anda. Mulai dari sekarang sebaiknya kurangi atau kalau bisa hindari. Agar resiko penyakit yang di timbulkan dari mengkonsumsi makanan ini bisa dihindari.

4.Makanan Kaleng & Makanan Cepat Saji

Terkadang jika kita malas untuk memasak atau mengolah suatu makanan, sering mencari alternatif lain, salah satunya membeli makanan cepat saji atau makanan yang diawetkan di kaleng.

Beragam menu dan pilihan yang ada di restoran cepat saji membuat siapa saja ingin selalu datan kesana. Tak heran banyak orang-orang yang selalu makan di restoran makanna siap saji. Memang tidak sepenuhnya salah, Namun anda jangan terlalu sering mengkonsumsi makanan cepat saji. Karena beragam menu dan pilihan yang ditawarkan makanan cepat saji memiliki nilai gizi yang minim sehingga jika dikonsumsi secara terus menerus tubuh tidak akan mendapatkan manfaat apa apa justru tubuh akan teracuni dengan kandungan berbahaya di dalamnya.

Oleh sebab itu, anda jangan terlalu sering mengkonsumsinya, agar anda bisa terhindar dari berbagai macam penyakit yang disebabkan oleh makanan tersebut, salah satunya penyakit stroke.

Gejala stroke yang umum adalah matinya sensor atau respon sebagian tubuh karena rusaknya jaringan otak. Banyak orang sudah mengetahui bahwa mengonsumsi buah-buahan dapat bermanfaat untuk kesehatan, tetapi hanya sedikit yang tahu bahwa buah juga bisa mencegah penyakit stroke. Apa saja buah yang dimaksud?

Buah untuk Penyembuhan Stroke

1. Buah Tomat

Banyak orang mengonsumsi tomat hanya untuk membuat makanan lebih nikmat. Tetapi ternyata kandungannya punya banyak khasiat. Hasil riset menunjukkan bahwa kandungan lycopene, zat berwarna merah dalam tomat, dapat menurunkan resiko stroke pada pria dewasa.

Penelitian yang dilansir dalam jurnal Neurology tersebut melibatkan subyek 1.031 pria dewasa yang dibagi dalam empat kelompok. Pada awal penelitian, terdapat 25 kasus penyakit stroke dari 258 pria yang kadar lycopene dalam darahnya kecil.

Sementara, hanya ada 11 kasus penyakit stroke dari 258 pria dengan kadar lycopene darah yang tinggi. Dr. Jouni Karppi, dari University of Eastern Finland di Kuopio, menyatakan, ”Penelitian ini menambah bukti bahwa menu buah dan sayuran dalam diet sangat penting untuk menurunkan resiko penyakit stroke.”

2. Buah Citrus (Jeruk)

Memakan buah jeruk, atau sejenisnya, selalu mencitrakan kehidupan yang sehat. Tetapi, rupanya tidak hanya itu. Hasil penelitian yang dilansir dalam jurnal Stroke menyimpulkan bahwa buah citrus dan sejenisnya, menurunkan hingga 19 persen resiko stroke iskemik, yang diakibatkan oleh tersumbatnya pembuluh darah ke otak.

Penemuan ini merupakan bagian dari riset Nurses’ Health Study, dan melibatkan hampir 70.000 wanita. Para peneliti tersebut mengamati kadar zat flavonoid yang terdapat dalam berbagai buah citrus, dan mereka menyimpulkan bahwa setiap orang dianjurkan makan 2-4 porsi buah semacam itu per hari untuk menurunkan resiko penyakit stroke.

Penelitian-penelitian sebelumnya telah mendapati bahwa vitamin C dan kalium, yang keduanya ada dalam kadar yang besar dalam buah-buahan ini, juga dapat membantu melindungi kita terhadap penyakit jantung dan stroke.

3. Buah Noni

Buah Noni terkenal karena kemampuannya menjaga tekanan darah tetap stabil. Karena itu Noni juice sering dimanfaatkan untuk menurunkan tekanan darah pada penderita darah tinggi, dan dengan demikian mencegah terjadinya penyakit stroke.

Buah Noni memiliki kandungan xeronin, juga kaya akan kandungan vitamin dan mineral lainnya, yang bisa memperbaiki fungsi tubuh sehingga bisa digunakan untuk terapi stroke.

4. Buah Apel

‘Sebutir apel sehari, kamu tidak akan pernah ke dokter,’ begitu kira-kira kata pepatah barat. Ya, banyak pakar gizi menyetujui hal itu. Sebutir apel sehari dapat menurunkan resiko penyait stroke hingga 50 persen.

Buah ini kaya akan kandungan quercetin yang terbukti mampu mengatasi inflamasi. Tentu hal ini relevan mengingat pengerasan pembuluh darah seringkali terjadi akibat inflamasi.

5. Buah Pisang

Inilah salah satu alasan Anda perlu memasukkan pisang dalam menu makan siang Anda: Pisang kaya akan kandungan kalium. Hasil riset menunjukkan bahwa diet rendah kalium (kurang dari 1.5 gram per hari) dapat meningkatkan resiko penyakit stroke hingga 28 persen.

Dan riset Health Professionals Follow-Up Study mendapati bahwa para partisipan penelitian yang mengonsumsi buah yang mengandung banyak kalium sebanyak sembilan porsi per hari ternyata 38 persen lebih rendah mengalami resiko peyakit stroke dibandingkan dengan mereka yang hanya mengonsumsi empat porsi sehari.

Selain buah diatas, kacang-kacangan dan kedelai juga sangat dianjurkan untuk dikonsumsi bagi penderita stroke dan berikut penjelasannya

Kacang-kacangan

Kacang-kacangan juga baik untuk kesehatan pembuluh darah karena mengandung banyak asam folat. Menurut sebuah penelitian selama 20 tahun terhadap hampir 1.000 subyek dewasa, mengonsumsi makanan yang mengandung asam folat yang tinggi dapat mengurangi resiko penyakit stroke hingga 20 persen.

Kedelai

Kedelai, dalam bentuk susu atau makanan lain, tentu sangat enak. Namun, kedelai juga bermanfaat dalam menurunkan resiko penyakit stroke. Kedelai dapat menurunkan kolesterol, khususnya kolesterol jahat (LDL) hingga 28 persen. Angka ini hampir menyamai angka yang dicapai dengan obat-obatan statin.

Nah, setelah tahu tentang buah diatas, Anda pasti langsung terpikir untuk mulai mengonsumsi buah-buahan tersebut. Buah-buahan itu tidak hanya bisa mengurangi resiko penyakit stroke, tetapi kita yakin itu juga bisa mencegah berbagai penyakit lain.

Semoga artikel (Obat Herbal) Buah Sayuran dan Makanan untuk Terapi Penyembuhan Stroke ini bisa sebagai referensi bagi kita semua agar terhindar dari Stroke.



Belum ada Komentar untuk "(Obat Herbal) Buah Sayuran dan Makanan untuk Terapi Penyembuhan Stroke"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel